Mengucapkan belasungkawa dalam Agama Islam, Simak!

PPKM Darurat, Pesanan Karangan Bunga Belasungkawa di Jombang Meningkat

Segala sesuatu yang hidup pasti akan merasakan mati, begitulah kira-kira pedoman yang harus kita pegang agar selalu ingat bahwa tidak selamanya kita hidup di dunia. Di Indonesia sendiri ucapan belasungkawa sudah menjadi hal yang seakan wajib untuk diberikan kepada orang yang sedang berduka. Bahasa yang digunakan pun sesuai dengan bahasa yang mereka gunakan seperti bahasa Jawa, Sunda, Kalimantan, dan lainnya.

Nah kali ini kami akan memberikan informasi seputar mengucapkan belasungkawa dalam Agama Islam. Tentu beberapa dari kamu sudah mengerti, namun kamu bisa menambahkan sedikit kata agar lebih mendalam. Bagi kamu yang penasaran, simak ulasannya sebagai berikut.

1. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita atas meninggalnya keluarga yang sangat dicintai, semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan oleh Allah SWT.

2. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya dan keluarga besar turut berduka cita atas meninggalnya almarhum. Semoga beliau diberikan Jannah yang paling tinggi derajatnya di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan dikuatkan imannya.

3. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami segenap keluarga besar turut berduka cita mendalam atas meninggalnya almarhum. Semua yang bernyawa pasti akan merasakan mati, hari ini mungkin beliau dan bisa jadi besok kita. Semoga almarhum ditempatkan di sisi terbaik menurut Allah SWT, dan kita diberikan waktu untuk memperbaiki diri sebelum menyusulnya.

4. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga segala ibadah dan kebaikan almarhum diterima oleh Allah SWT. Untuk keluarga yang ditinggalkan yaitu anak, istri, cucu, cicit dan sanak saudara semoga diberi ketabahan dan dikuatkan iman Islamnya.

Nah itulah beberapa ucapan belasungkawa dalam Agama Islam yang bisa kamu gunakan. Sebenarnya masih ada banyak versi lagi, tetapi ucapan di atas sudah cukup mewakili.

Hukum Mengucapkan Istirja’ Kepada Non Muslim

Di sisi lain ada banyak sekali pertanyaan yang datang terkait apakah boleh mengucapkan belasungkawa terhadap agama lain seperti Kristen contohnya. Kamu boleh menarik nafas lega sebab, jawabannya boleh-bolehs aja mengucapkan belasungkawa terhadap Agama Kristen.

Dijelaskan bahwa kita boleh mengucapkan kaliman istirja’ sebab, kalimat tersebut adalah kita semua milik Allah. Namu ada batasan-batasan yang harus kamu ketahui seperti tidak boleh menucapkan “semoga almarhum tenang di sisi-Nya” atau “Semoga almarhum diampuni dan mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya”.

Pada intinya kita tidak boleh mengucapkan doa-doa berharap diampuni, atau mendapatk ketenangan dan sejenisnya. Sebab segala sesuatu di dunia milik Allah SWT dan semuanya pun akan kembali kepada-Nya, maka dari itu kita diperbolehkan untuk mengucapkan “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un”.

Tetapi perlu diingat bahwa tidak semua dapat kembali kepada Allah dengan keadaan yang diridhai dan tujuan kita mengucapkan istirja’ kepada non muslim tidak lain untuk menghormati, menghibur, dan menghargainya. Terdapat firman Allah SWT bahwa, kita tidak poleh mendoakan ampun bagi orang kafir yang sudah meninggal.

Tidak sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman, memintakan ampun (kepada Allah) untuk orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat(nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni (neraka) Jahim. (at-Taubah: 113).

Nah itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan terkait mengucapkan belasungkawa dalam Agama Islam. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan, terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *